Search News

Recomended News

minutespost.com- Buat kamu penggemar berat Harry Potter, pasti suka banget sama design apartemen ini. Sebuah apartemen di Edinburgh, Skotlandia, menawarkan penginapan bertema Harry Potter. Mulai...
minutespost.com- Seorang pria bernama Danny Gonzalez asal Honduras mencoba memalsukan kematiannya dengan cara foto dirinya di kamar jenazah. Pria 27 tahun itu mengambil foto dengan menggunakan dan...
minutespost.com- Rokok memang sangat berbahaya bagi kesehatan.Bahkan perokok berat pun tahu akan  risiko yang muncul seperti penyakit jantung, kanker, impotensi hingga masalah paru-paru. Dan...
minutespost.com - Perempuan berusia 26 tahun, Siti Aisyah, tenaga kerja Indonesia (TKI) yang didakwa melakukan pembunuhan terhadap Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, akan...
More inDecoration  Unique  Law  
Indonesian English

The current Bet365 opening offer for new customers is market-leading bet365 mobile app You can get a free bet right now when you open an account.

Presiden Jokowi: Palestina Selalu Ada dalam Helaan Napas Diplomasi Indonesia

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Bogor,minutespost.com - Indonesia kembali mengecam keras keputusan Amerika Serikat atas rencana pemindahan kedutaan besarnya ke Jerusalem. Selanjutnya, Indonesia juga mendesak Dewan Keamanan dan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk membahas isu tersebut dan mengambil langkah yang diperlukan.

Hal itu ditegaskan oleh Presiden Joko Widodo saat membuka Konferensi Ulama Trilateral (Afghanistan, Indonesia, dan Pakistan) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat, 11 Mei 2018.


"Pertemuan trilateral ulama ini kita lakukan di tengah keprihatinan dunia, khususnya dunia Islam, terkait dengan rencana pemindahan kedutaan besar Amerika Serikat ke Jerusalem. Indonesia mengecam keras keputusan ini. Keputusan pemindahan ini melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB," ujarnya di awal sambutan pembukaan.

Selain mendesak Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB, Kepala Negara juga meminta negara lain untuk tidak mengikuti langkah Amerika Serikat tersebut. Sebab, langkah tersebut dinilai mengancam proses perdamaian antara Palestina dan Israel, serta kawasan.


"Pemindahan ini mengganggu proses perdamaian dan bahkan mengancam perdamaian itu sendiri. Kita bersama rakyat Indonesia akan terus berjuang bersama rakyat Palestina. Palestina akan selalu ada dalam setiap helaan napas diplomasi Indonesia," tandas Presiden.

(EW/Sumber Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden)

Most Viewed

WHAT’S HOT