Search News

Recomended News

minutespost.com- David Scott (49) dan Roger Wilkes (42), pria dewasa yang bertengkar hanya gara-gara rebutan Chiki. Padahal mereka adalah sahabat sedari kecil. Peristiwa ini pun bermula saat mereka...
Minutespost.com - Mengenalkan nama-nama tanaman pada anak sangat penting untuk memperluas wawasannya.Hal ini bisa dilakukan dengan cara yang sederhana dan menyenangkan. Karena caranys seperti...
minutespost.com- Dengan suhu udara yang selalu mendekati beku, kehidupan di Villas Las Estrellas memang sangat ekstrem. Tapi terus apa hubungannya ya dengan usus buntu? Siapa pula yang masih ingin...
minutespost.com- Sebanyak 16 suster di bagian gawat darurat rumah sakit yaitu bagian tengah pada periode yang relatif bersamaan. Jumlah itu setara dengan 10% dari seluruh suster yang memperbaiki di...
More inUnique  Decoration  Unique  
Indonesian English

The current Bet365 opening offer for new customers is market-leading bet365 mobile app You can get a free bet right now when you open an account.

Presiden: Pemimpin Masa Depan Harus Jadi Teladan Sejak Dini

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Pekanbaru, minutespost.com
"Untuk mencapai cita-cita menjadi presiden, Solid melakukan 3P. Yaitu menjadi penentu, penggerak, dan penanggung jawab Indonesia di masa kini dan di masa depan," kata seorang pelajar menjawab pertanyaan Presiden.

Solid Dian Permata Bunda, siswi dari SMA Negeri 2 Pekanbaru, mengacungkan tangannya ketika Presiden Joko Widodo menanyakan apakah ada di antara para pelajar yang bercita-cita menjadi Presiden Republik Indonesia.

Saat tampil di hadapan Presiden, ia menjawab pertanyaan dengan meyakinkan, Presiden pun setuju dengan jawaban Solid.

"Boleh-boleh," kata Presiden.

Rabu siang, 9 Mei 2018, usai meresmikan Program Peremajaan Sawit Rakyat di Kabupaten Rokan Hilir, Presiden Joko Widodo bertegur sapa dengan sekira 350 ketua dan pengurus OSIS SMA/SMK se-Kota Pekanbaru dari 34 sekolah negeri dan swasta. Pertemuan tersebut dilaksanakan di Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru.

Bagi Presiden, para pelajar yang ada di hadapannya saat itu untuk saat ini memang baru menjadi pemimpin di sekolahnya masing-masing. Namun, di waktu mendatang, bukan tidak mungkin di antara mereka akan menjadi pemimpin masa depan bangsa.

"Anak-anak semua adalah calon-calon pemimpin. Sekarang mungkin memimpin di sekolah masing-masing, tetapi suatu saat insyaallah di antara anak-anak yang hadir di sini, dan mungkin teman-temannya yang lain, bisa saja menjadi pemimpin. Bisa menjadi bupati, wali kota, gubernur, menteri. Bisa menjadi presiden juga. Kenapa tidak?" ujar Presiden.

Ia berpesan, sebagai calon pemimpin bangsa di masa mendatang, sudah selayaknya bagi para pelajar Indonesia untuk menjadi teladan bagi lingkungan dan teman-temannya di sekolah. Salah satunya ialah dengan mengajak rekan-rekannya untuk melakukan hal-hal yang positif.

Selain itu, Kepala Negara juga mengajak kepada para pelajar tersebut untuk bijak menggunakan media sosial. Para pelajar disebutnya dapat berperan serta dalam pembangunan melalui media sosial dengan menyebarkan semangat nasionalisme, semangat belajar, semangat beribadah, dan menyebarkan gagasan-gagasan positif yang membangun.

"Jangan justru menggunakan media sosial untuk saling mencela antarteman, saling menghujat, memfitnah, menggunakan kata-kata yang kasar, dan merisak temannya," imbuhnya.

   

Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Plt. Gubenur Riau Wan Thamrin Hasyim.

(EW/Sumber
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Foto: Layli, Biropers-Setpres

Most Viewed

WHAT’S HOT