Search News

Recomended News

minutespost.com – KBRI Riyadh baru saja menemukan TKI dari Grujugan, Bondowoso, Jawa Timur, yang hilang kontak selama 28 tahun, bernama Jumanti binti Bejo Bin Nur Hadi alias Qibtiyah Jumanah, 74...
Jakarta, minutespost.com – Jaan setapak terbuat dari batu semen dan koral dengan bermacam motif. ada kupukupu, bunga, dan apa saja sesuai yang kita inginkan. Beberapa batu bisa dicat sesuai...
minutespost.com- Menjadi seorang putri kerajaan memang selalu jadi pusat perhatian. Terlepas dari Pangeran William dan Harry, kini Putri Eugenie sepupu mereka jadi pusat perhatian karena pilihan...
minutespost.com - Robot seks bionik dengan organ pria  segera diluncurkan tahun ini. Demikian Matt McMullen, pendiri Realbotix sekaligus pembuat robot seks Harmony mengatakan.Sebelumnya,...
Indonesian English

The current Bet365 opening offer for new customers is market-leading bet365 mobile app You can get a free bet right now when you open an account.

Presiden Dorong Pertumbuhan Entrepreneur Muda

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Jakarta,minutespost.com
Pemerintah terus mendorong para pelaku usaha, khususnya entrepreneur muda, untuk terus tumbuh dan berkembang. Indonesia, sebagaimana disebut oleh Presiden Joko Widodo, masih membutuhkan banyak entrepreneur untuk memajukan perekonomian nasional.

"Negara kita ini membutuhkan entrepreneur yang harusnya tiap tahun meningkat. Hampir di semua negara maju memang standarnya memiliki entrepreneur di atas 14 persen. Kita sekarang ini angkanya masih 3,01 persen," kata Presiden usai menerima Pengurus Pusat dan Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 5 April 2018.

Karena itu, Presiden mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan HIPMI dengan mengajak sejumlah pihak untuk turut terjun ke dalam dunia usaha. Hal itu dilakukan dengan melakukan kunjungan ke lokasi seperti sekolah, kampus, dan bahkan pesantren.



"Ada HIPMI Goes to School, HIPMI Goes to Campus, nanti ada HIPMI Goes to Pesantren. Saya kira ini nanti akan memengaruhi anak-anak muda untuk menyukai bidang kewirausahaan," tuturnya.

Pertemuan dengan Presiden itu juga dimanfaatkan HIPMI untuk menyampaikan kendala-kendala yang mereka hadapi di lapangan, utamanya di daerah-daerah. Rombongan HIPMI yang dipimpin oleh Bahlil Lahadalia selaku Ketua Umum Badan Pengurus Pusat HIPMI menginginkan partisipasi yang lebih banyak dalam pembangunan nasional yang dilakukan pemerintah.

"Tadi adik-adik saya ini menyampaikan keluhan-keluhan yang ada di daerah. Artinya ada proyek-proyek besar di daerah tetapi pengusaha lokal tidak dilibatkan. Ini yang mau saya luruskan dengan Kementerian, baik BUMN, PU, dan Perhubungan agar memperbesar peredaran uang yang ada di daerah sehingga pembangunan betul-betul bermanfaat bagi semuanya," kata Presiden.

Tentunya, Kepala Negara akan mencari tahu penyebab pengusaha-pengusaha di daerah kurang dilibatkan dalam pembangunan. Namun, Presiden menyangsikan apabila kendala tersebut terjadi karena kurangnya kemampuan para pengusaha-pengusaha muda itu.

"Tapi saya melihat kalau dari yang tadi disampaikan oleh HIPMI saya kira mereka memiliki kemampuan. Nanti saya lihat secara detail dengan menteri-menteri," ucapnya.



Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

(EW/Sumber
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Foto: Biropers-Setpres)

Most Viewed

WHAT’S HOT