Search News

Recomended News

Jakarta,minutespost.com - Presiden Joko Widodo pada Kamis, 22 November 2018, melantik Letnan Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD). Andika yang dilantik di Istana...
Bandung,minutespost.com - Presiden Joko Widodo pagi ini bertindak sebagai inspektur upacara pada Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2018. Tahun ini, peringatan Hari Pahlawan secara nasional dipusatkan...
Minutespost.com - Presiden Joko Widodo pagi ini, Sabtu, 10 November 2018, bertolak menuju Kota Bandung dalam rangka kunjungan kerja selama dua hari di Provinsi Jawa Barat. Presiden beserta rombongan...
Samarinda,minutespost.com - Pemerintah tengah berupaya mencari solusi terbaik untuk mengatasi defisit anggaran yang dialami oleh BPJS Kesehatan. Hal itu disampaikan Presiden setelah peresmian...
More inThe President  
Indonesian English

The current Bet365 opening offer for new customers is market-leading bet365 mobile app You can get a free bet right now when you open an account.

Presiden Tegaskan Impor Garam untuk Memenuhi Kebutuhan Industri

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Jakarta,minutespost.com
Impor garam industri yang dilakukan pemerintah belakangan ini ditujukan sebagai bahan baku untuk memenuhi kebutuhan kalangan industri terhadap garam. Garam yang diimpor pemerintah itu merupakan garam khusus untuk kebutuhan industri dan berbeda jenis dengan garam rakyat maupun konsumsi yang dihasilkan oleh para petani garam nasional.

"Pasarnya berbeda, segmentasinya berbeda, kualitasnya juga berbeda," kata Presiden Joko Widodo usai meluncurkan peta jalan "Making Indonesia 4.0" di Jakarta Convention Centre, Jakarta, pada Rabu, 4 April 2018.

Di kalangan industri, garam yang diimpor pemerintah tersebut merupakan jenis garam dengan kandungan natrium klorida yang tinggi dan kandungan air yang rendah. Karakteristik garam industri sebagai bahan baku tersebut tidak didapatkan dari produksi garam konsumsi oleh petani garam.

"Tolong dibedakan antara garam industri dan garam rakyat. Yang saya pantau terus, harga garam yang di Madura, NTT, dan Aceh menurut saya sampai saat ini masih pada harga yang baik," ujarnya.


Adapun saat ini, sejumlah industri yang menggantungkan produksinya dari pasokan garam industri sangat membutuhkan ketersediaan bahan baku tersebut.

"Kalau kita tidak impor garam industri itu akibatnya industri bisa berhenti. Meskipun penggunaannya mungkin hanya dua persen, tetapi menjadi kunci," tutur Presiden.

Meski demikian, pemerintah akan menjaga agar garam industri tersebut tidak bergeser fungsi menjadi garam konsumsi yang selama ini dihasilkan oleh para petani garam nasional.

"Sudah kita perintahkan kepada aparat untuk menjaga agar ini tidak merembes ke pasar," tandas Presiden.
(EW/Sumber
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Foto: Kris, Biropers-Setpres)

Most Viewed

WHAT’S HOT