Search News

Recomended News

Bahan kulit: ⠀ 125 gr tepung terigu protein tinggi 1/2 sdt garam 60 ml udara 2 sdm minyak goreng minyak goreng secukupnya untuk merendam adonan dan menggoreng ⠀ Bahan-bahan: ⠀ 300 gr daging sapi...
minutespost.com - Usia kanak-kanak tak menghalangi prestasi.  Samantha Edhitso yang baru berusia 10 tahun telah menjuarai banyak kompetisi dunia, seperti Asian School Championship G-17 Blitz 2017 dan...
minutespost.com- Presiden Kroasia Grabar-Kitarovic terlihat begitu menikmati jalannya pertandingan. Dengan mengenakan seragam tim nasional Kroasia, perempuan berusia 50 tahun itu tetap menikmati...
minutespost.com - Benar. Sebuah sekolah penerbangan di Arab Saudi sedang membuka pintu untuk kaum perempuan menyusul berakhirnya pelarangan mengemudi mobil bagi mereka.Nama sekolah penerbangan...
Indonesian English

The current Bet365 opening offer for new customers is market-leading bet365 mobile app You can get a free bet right now when you open an account.

Presiden Perintahkan Menhub dan Menkominfo Panggil Aplikator dan Pengemudi Ojek Online

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Jakarta, minutespost.com
Perwakilan pengemudi ojek online yang tergabung dalam perusahaan penyedia aplikasi layanan pemesanan transportasi daring diterima langsung oleh Presiden Joko Widodo. Mereka, yang sejak siang melakukan unjuk rasa di seberang Istana Merdeka berkesempatan untuk menyampaikan keluh kesahnya kepada Presiden.



Setidaknya ada lima orang perwakilan pengemudi ojek online yang bertemu dengan Presiden di ruang tengah Istana Merdeka. Dari pengamatan, Presiden Joko Widodo tampak mendengarkan serius keluhan yang disampaikan mereka.

Kepala Negara menerima perwakilan tersebut sekitar pukul 13.30 WIB. Dalam pertemuan tersebut, Presiden didampingi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Selepas mengambil sumpah jabatan Arief Hidayat sebagai Hakim Konstitusi dan melantik Isdianto sebagai Wakil Gubernur Kepulauan Riau untuk sisa masa jabatan tahun 2016-2021, dirinya menjelaskan mengenai apa yang menjadi bahasan dalam pertemuan itu.

"Intinya mereka menyampaikan kesulitan mengenai masalah perang tarif antaraplikator. Tadi saya perintahkan kepada Menteri Perhubungan dan Menkominfo agar besok diundang aplikator-aplikator, termasuk driver-driver -nya, untuk berbicara. Harus dicari jalan tengah yang tidak merugikan," ujarnya di Istana Negara.

Setelah mendengar keluhan dari perwakilan pengemudi ojek online, Presiden beranggapan memang seharusnya ada semacam batasan tarif atas dan bawah bagi para penyedia layanan pemesanan transportasi daring. Namun, hal itu bukan merupakan sebuah keputusan final dan masih harus dibicarakan sejumlah pihak.


"Besok dibicarakan dulu. Tapi menurut saya memang harus ada patokan harga bawah dan harga atas. Mungkin ke situ, tapi belum," tuturnya.
(EW/Sumber
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Foto : Kris, Biropers-Setpres)

Most Viewed

WHAT’S HOT