Search News

Recomended News

Jakarta,minutespost.com - Presiden Joko Widodo pada Kamis, 22 November 2018, melantik Letnan Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD). Andika yang dilantik di Istana...
Bandung,minutespost.com - Presiden Joko Widodo pagi ini bertindak sebagai inspektur upacara pada Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2018. Tahun ini, peringatan Hari Pahlawan secara nasional dipusatkan...
Minutespost.com - Presiden Joko Widodo pagi ini, Sabtu, 10 November 2018, bertolak menuju Kota Bandung dalam rangka kunjungan kerja selama dua hari di Provinsi Jawa Barat. Presiden beserta rombongan...
Samarinda,minutespost.com - Pemerintah tengah berupaya mencari solusi terbaik untuk mengatasi defisit anggaran yang dialami oleh BPJS Kesehatan. Hal itu disampaikan Presiden setelah peresmian...
More inThe President  
Indonesian English

The current Bet365 opening offer for new customers is market-leading bet365 mobile app You can get a free bet right now when you open an account.

Prediksi Robot Akan Ambil Alih Dunia

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Minutespost.com-
Jumlah robot di dunia diprediksi akan melebihi jumlah manusia pada tahun 2048, Demikian dilaporkan oleh studi yang dilakukan Pearson. "Populasi robot akan tumbuh 75 juta hingga 9,4 miliar dalam 30 tahun ke depan," ungkapnya seperti ditulis dailymail.
Kisah tentang robot yang mengambil alih dunia mungkin hanya ada di novel fiksi ilmiah. Namun, kata Pearson, pada 2028 robot bisa memiliki kecerdasan secara emosional. Bahkan robot kemungkinan akan mengambil alih dunia paling cepat pada tahun 2033.
Prediksi itu didasari oleh asumsi sederhanam bahwa jumlah robot akan tumbuh seperlima setiap tahunnya. Studi lain memperkirakan banyak pekerja yang akan digantikan oleh robot, Misalnya di bidang manufaktur, keuangan, akuntansi dan transportasi.
"Hari ini populasi robot mungkin sekitar 57 juta. Robot akan tumbuh dengan cepat hingga mengambil alih dunia pada tahun 2048, paling cepat tahun 2033," katanya.
Beberapa waktu lalu, Gubernur Bank of England Mark Carney memperingatkan bahwa otomatisasi pekerjaan dapat menyebabkan pengangguran massal, ketidaksetaraan dan permasalahan upah kerja.
Carney meramalkan bahwa 15 juta warga Inggris, yang merupakan hampir setengah dari angkatan kerja 31,8 juta orang, dapat digantikan oleh robot. "Mata pencaharian mereka dihancurkan tanpa ampun oleh revolusi teknologi," tambah Carney.
Dalam sebuah jajak pendapat oleh NOW TV di Amerika pada 2.000 orang dewasa, tujuh dari sepuluh orang (71 persen) merasa takut akan munculnya robot yang cerdas. Dan hampir 60 persen percaya bahwa robot merupakan ancaman bagi manusia. Serta lebih dari separuh (54 persen) percaya bahwa para ilmuwan tidak akan mampu mengendalikan peningkatan robot buatan yang cerdas.

Reporter : Bintang

Most Viewed

WHAT’S HOT