The current Bet365 opening offer for new customers is market-leading bet365 mobile app You can get a free bet right now when you open an account.

Jangan Tergiur Aplikasi Kuis di Facebook! Ini Saran Menteri Komunikasi dan Informatika

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Jakarta, minutespost.com – Sehubungan dengan bocornya data pengguna Facebook, maka untuk mengurangi risiko tersebut, ada 3 hal yang disarankan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.
Sebelumnya perusahaan konsultan politik Cambridge Analytica, yang bekerja untuk kampanye Presiden Amerika Serika Donald Trump, bisa menembus data pribadi 50 juta pengguna Facebook. Sedang di Indonesia sendiri, ada sekitar 1,9 juta data pengguna Facebook yang berhasil ditembus Cambridge Analytica.
 "Nomor satu imbauan saya kalau tidak penting benar tidak usah pakai Facebook sampai ada kejelasan," kata Rudiantara di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.
 "Saran kedua, harus hati-hati 'submit' apalagi buka akun baru, hati-hati data yang disampaikan kemudian hati-hati ikut kuis yang ada di Facebook. Jangan mudah tergiur, apalagi aplikasi kuis karena pertanyaan-pertanyaan psikologi kita kadang tidak kita sadari," jelas Rudiantara.
Saran terakhir adalah menggunakan medsos "chatting" buatan dalam negeri.
 "Buatan Indonesia ada banyak, seperti 'Catfish', 'Clue', 'Pesan Kita', banyak lah. Saya saja pakai 'messenger' dalam negeri," kata Rudiantara.
Kementerian Komunikasi dan Informatika sudah memberikan peringatan lisan dan tertulis kepada Facebook hingga SP 2.
"Koordinasi dengan polisi juga sudah dilakukan. Polisi akan memanggil Facebook minggu ini. Dari teguran tertulis yang kami keluarkan, kami juga minta Facebook untuk mengupdate terus jumlah data dari pengguna Facebook yang berasal dari Indonesia karena angkanya berubah dari 50 juta menjadi 80 juta," tambah Rudiantara.
Kominfo juga meminta Facebook menutup (shut down) aplikasi-aplikasi yang sama dengan Cambridge Analytica.
Perusahaan yang membobol data Facebook itu bernama CubeYou. Caranya adalah dengan melakukan pengumpulan data mengenai pengguna jejaring sosial Facebook melalui kuis bernama 'You Are What You Like' yang membagikan data yang telah dikumpulan kepada para pemasar untuk mendorong penjualan produk mereka.

Reporter : Bintang