Search News

Recomended News

Jakarta,minutespost.com - Presiden Joko Widodo pada Kamis, 22 November 2018, melantik Letnan Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD). Andika yang dilantik di Istana...
Bandung,minutespost.com - Presiden Joko Widodo pagi ini bertindak sebagai inspektur upacara pada Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2018. Tahun ini, peringatan Hari Pahlawan secara nasional dipusatkan...
Minutespost.com - Presiden Joko Widodo pagi ini, Sabtu, 10 November 2018, bertolak menuju Kota Bandung dalam rangka kunjungan kerja selama dua hari di Provinsi Jawa Barat. Presiden beserta rombongan...
Samarinda,minutespost.com - Pemerintah tengah berupaya mencari solusi terbaik untuk mengatasi defisit anggaran yang dialami oleh BPJS Kesehatan. Hal itu disampaikan Presiden setelah peresmian...
More inThe President  
Indonesian English

The current Bet365 opening offer for new customers is market-leading bet365 mobile app You can get a free bet right now when you open an account.

Hati-hati Berita Hoax!, Penyebar Hoax Akan Dipidana

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

minutespost.com- Banyak pemberitaan hoax teror yang beredar beberapa hari ini membuat Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, menyampaikan akan ada tindakan hukum untuk penyebar berita hoax.
Ia meminta masyarakat tidak menyebarkan berita hoaks terkait teror yang sedang ramai beberapa hari ini.
"Saya juga ingin menyampaikan bahwa kepada semua pihak untuk tidak menyebarkan hoaks, isu-isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan," ujar Moeldoko di Menara 165, Jakarta, Senin, (14/5).
Menurut Moeldoko, informasi yang belum dipastikan kebenarannya dapat meresahkan masyarakat. " Ini tolong tidak dikembangkan, karena justru sekali lagi akan membawa situasi yang tidak baik."
Mantan Panglima TNI ini menegaskan, para penyebar hoaks dapat dijerat hukum pidana. Apabila masih ada masyarakat yang menyebar berita hoaks tentang peristiwa teror itu, aparat bisa bertindak tegas.
" Kepada mereka-mereka yang tidak bisa ngerem, maka akan diberikan yang tegas karena melanggar undang-undang," ucapnya.
Reporter : Ranov




Most Viewed

WHAT’S HOT