Search News

Recomended News

Jakarta,minutespost.com - Presiden Joko Widodo pada Kamis, 22 November 2018, melantik Letnan Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD). Andika yang dilantik di Istana...
Bandung,minutespost.com - Presiden Joko Widodo pagi ini bertindak sebagai inspektur upacara pada Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2018. Tahun ini, peringatan Hari Pahlawan secara nasional dipusatkan...
Minutespost.com - Presiden Joko Widodo pagi ini, Sabtu, 10 November 2018, bertolak menuju Kota Bandung dalam rangka kunjungan kerja selama dua hari di Provinsi Jawa Barat. Presiden beserta rombongan...
Samarinda,minutespost.com - Pemerintah tengah berupaya mencari solusi terbaik untuk mengatasi defisit anggaran yang dialami oleh BPJS Kesehatan. Hal itu disampaikan Presiden setelah peresmian...
More inThe President  
Indonesian English

The current Bet365 opening offer for new customers is market-leading bet365 mobile app You can get a free bet right now when you open an account.

Kak Seto Kunjungi Anak Korban Kerusuhan Mako Brimob

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

minutespost.com – Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Seto Mulyadi mengunjungi keluarga korban kerusuhan di Mako Brimob,  Aipda Anumerta Denny Setiadi yang gugur ketika kerusuhan terjadi di Mako Brimob Kelapa Dua Depok. Pria yang biasa disapa Kak Seto ini mengungkapkan duka cita nya kepada keluarga korban terutama istri Denny dan anaknya Wahyu yang berusia 11 tahun dan Denti Maharani.
"Kami dari LPAI memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polri yang telah berhasil mematahkan teror dengan tetap mempertimbangkan keselamatan seorang anak dan perempuan di sana. Tentu hal ini pengaruh psikologisnya akan sangat besar. Polri tetap tegas tindakannya dan kita semakin bangga semakin cinta pada polisi yang bertugas di lapangan," ujarnya.
Dan Kak Seto berjanji akan mendampingi Wahyu untuk penyembuhan psikologisnya akibat tragedy tersebut.
"Berkaitan dengan Mas Denny, putranya ini akan kita dampingi bagaimana dampak psikologisnya," sambung Kak Seto.
Seto menambahkan, tragedi ini harus jadi pelajaran ke depan. Terorisme harus ditindak tegas tanpa kompromi. Dan seluruh pihak yang ada harus bersama-sama menjadikan aksi teroris sebagai musuh bangsa, musuh bersama.
Pada kesempatan yang sama, Dirjen. Perlindungan dan Jaminan Sosial menyampaikan bahwa sesuai dengan Permensos 4 tahun 2015, Kementerian Sosial menyiapkan santunan korban meninggal dunia sebesar 15 juta rupiah per jiwa.
"Kementerian sendiri telah menyampaikan santunan dan telah diserahkan kepada istri dari korban, ungkap Harry.
Untuk kelanjutan pendidikan anak-anaknya, Harry akan mengecek dulu apakah posisinya memerlukan bantuan karena istrinya ternyata Polwan, kalau mereka membutuhkan bantuan dipastikan akan dimasukkan kedalah Program Indonesia Pintar.
Menurut Harry yang penting saat ini adalah Layanan Dukungan Psikososial (LDP) untuk anak dan istrunya serta keluarganya untuk tetap memiliki semangat hidup yang kuat.
"Salah satu yang upayanya adalah dengan menghadirkan kak Seto, Kemensos juga memiliki tim Layanan Dukungan Psikososial. "Nanti akan kita dorong untuk melakukan silaturahim sambil melakukan asesmen sambil memberikan motivasi, memberikan semangat kepada keluarga," ujar Harry.
Harry berharap dengan diberikannya layanan dukungan psikososial korban tidak terpapar dari aspek psikologisnya. Misalnya jangan sampai anaknya kehilangan semangat belajar, ibunya mengalami shok yang berkepanjangan.
"Karena dengan adanya berita yang mereka dengar atau lihat akan mengingatkan kembali peristiwa yang dialami. "Itulah pentingnya layanan dukungan psikososial," tandas Harry.
 
Reporter : Ranov


Most Viewed

WHAT’S HOT