Search News

Recomended News

Bahan kulit: ⠀ 125 gr tepung terigu protein tinggi 1/2 sdt garam 60 ml udara 2 sdm minyak goreng minyak goreng secukupnya untuk merendam adonan dan menggoreng ⠀ Bahan-bahan: ⠀ 300 gr daging sapi...
minutespost.com - Usia kanak-kanak tak menghalangi prestasi.  Samantha Edhitso yang baru berusia 10 tahun telah menjuarai banyak kompetisi dunia, seperti Asian School Championship G-17 Blitz 2017 dan...
minutespost.com- Presiden Kroasia Grabar-Kitarovic terlihat begitu menikmati jalannya pertandingan. Dengan mengenakan seragam tim nasional Kroasia, perempuan berusia 50 tahun itu tetap menikmati...
minutespost.com - Benar. Sebuah sekolah penerbangan di Arab Saudi sedang membuka pintu untuk kaum perempuan menyusul berakhirnya pelarangan mengemudi mobil bagi mereka.Nama sekolah penerbangan...
Indonesian English

The current Bet365 opening offer for new customers is market-leading bet365 mobile app You can get a free bet right now when you open an account.

TKI Hilang Selama 18 Tahun Kini Siap Pulang

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

London, minutespost.com – Seorang tenaga kerja Indonesia atau TKI yang berasal dari Banyumas, Jawa Tengah, bernama Parinah akan pulang ke Indonesia setelah 18 tahun tak lagi ada kabar beritanya.
"Alhamdulillah saat ini saya sudah berada di KBRI London dalam keadaan sehat," katanya kepada wartawan melalui telepon milik putra keduanya, Parsin, 33 tahun, di rumahnya di Desa Petarangan RT 01 RW 10, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Senin, 9 April 2018. Demikian seperti dikutip dari Antara.
Meski mengaku senang karena akan bertemu keluarga, Parinah juga merasa sedih karena tidak punya uang untuk dibawa pulang. Menurut ceritanya, majikannya yang berasal dari Mesir sekarang sedang menjalani proses hukum di Inggris.
“Majikan saya sekarang dipenjara karena banyak kesalahan, tidak membayar gaji aku, saya di sini (London) ditahan (tidak boleh keluar dari rumah), visa dari Arab Saudi habis sudah lama, paspor sudah tidak berlaku. Saya ingin pulang, (tapi) enggak dipulangin, jadi banyak masalah, bukan hanya saya tidak dibayar."
Parinah mengatakan pemerintah Inggris tidak bisa memberi uang pengganti karena majikan bermasalah dengan hukum setempat. Suami-istri beserta dua anak majikannya dipenjara. Kata Parinah, majikannya sebenarnya keluarga baik-baik. Selama ini tidak pernah melakukan kekerasan, baik ketika masih di Arab Saudi hingga diajak pindah ke Inggris.
“Namun setiap saya ingin pulang, majikan bilang nanti, nanti saja. Selama saya di Inggris, saya minta uang untuk dikirim ke rumah, cuma dikasih 1.000 poundsterling. Saya lupa entah kapan dan sejak saat itu saya tidak pernah terima uang lagi," kata Parinah.
Menurut Parinah, majikannya selalu meminta agar tidak perlu khawatir karena uang atau gaji yang menjadi haknya itu banyak dan disimpan untuk bekal pada masa tua. "Selama di Inggris, saya memang sering ke luar rumah tapi enggak pernah sendiri, selalu bareng keluarga majikan."
KBRI London bekerja sama dengan Met Police UK dan Met Police Brighton, Sussex, berhasil menyelamatkan Parinah yang hilang kontak dengan keluarganya selama 18 tahun. Informasi ini diketahui pada 1 Maret 2018.
Saat ini Parinah berada dalam lindungan KBRI London untuk segera dipulangkan ke Indonesia pada Rabu, 21 April 2018 di Bandar Udara Soekarno-Hatta.
KBRI London akan terus berkoordinasi dengan kepolisian Brighton untuk menyelesaikan permasalahan Parinah hingga tuntas, termasuk memperoleh hak-haknya melalui peradilan setempat.

Reporter : Bintang

Most Viewed

WHAT’S HOT