Search News

Recomended News

Jakarta, minutespost.com - Tanggal 2  Oktober  sudah erapa tahun ini, diperingati sebagai Hari Batik Nasional di Indonesia. Ini tak lain sejak  batik dikukuhkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya di...
minutespost.com- Selama 6 tahun, Kristen Devanna terus-menerus mengalami demam, kulit pecah-pecah, dan kelelahan yang sangat parah sehingga dia perlu tidur kembali dalam waktu sejam setelah bangun...
minutespost.com- David Scott (49) dan Roger Wilkes (42), pria dewasa yang bertengkar hanya gara-gara rebutan Chiki. Padahal mereka adalah sahabat sedari kecil. Peristiwa ini pun bermula saat mereka...
Minutespost.com - Mengenalkan nama-nama tanaman pada anak sangat penting untuk memperluas wawasannya.Hal ini bisa dilakukan dengan cara yang sederhana dan menyenangkan. Karena caranys seperti...
Indonesian English

The current Bet365 opening offer for new customers is market-leading bet365 mobile app You can get a free bet right now when you open an account.

Yuk Jelajahi Bahasa Komik Di Galeri Nasional

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Jakarta, minutespost.com- Bagi Anda para pecinta komik, rasanya Galeri Nasional Indonesia menjadi tempat yang wajib untuk Anda kunjungi. Pasalnya, di Galeri Nasional sedang menampilkan pameran bertema komik mulai dari tanggal 2 hingga 18 April 2018 di Gedung A Galeri Nasional Indonesia (GNI).


 
Selain pameran, Yayasan Seni Rupa Indonesia (YSRI) bekerjasama dengan PT Gudang Garam Tbk., menyelenggarakan kegiatan Indonesia Art Awards, yaitu mencari potensi seniman kreatif and inovatif dalam bidang seni rupa khususnya karya-karya fine art.


 
Pameran ini dikuratori Jim Supangkat, Iwan Gunawan dan Hitmat Darmawan,. Menurut Jim Supangkat, di tengah kebuntuan wacana seni rupa kontemporer tidak bisa lain harus menoleh ke dunia komik dan mengkaji standar-standar artistiknya untuk menemukan penyebab terjadinya artification (men-seni-kan) komik.  Paling tidak melalui kegiatan GGIAA (Gudang Garam Indoensia Art Award) 2018  "Dunia Komik" bisa ditemukan jawaban nalar mengapa gejala ini terjadi. 


Sebagai rangkaian kegiatan pameran juga akan diadakan "Bincang-bincang Dunia Komik", pada Senin 16 April 2018, menampilkan pembicara sesi I : Jim Supangkat (Bahasa Budaya Cerita Gambar), Seno Gumira Ajidarma (Komik Sebagai Produk Budaya) , Iwan Gunawan (Sejarah Komik) dan Hikmat Darmawan (Perkembangan Komik Mutakhir).    Sesi II : Muhammad Misrad (Mice) – Komikus Benny & Mice, Borton Liew – CEO aplikasi komik CIAYO Comics dan Muhammad Faisal – Pendiri Youth Laboratory Indonesia dan Penulis Generasi Phi (Gramedia, 2017). Selain itu juga ada penjualan produk-produk merchaidase yang diproduksi YSRI berdasarkan desain komik para peserta Pameran, di Art Shop GNI.
Reporter: Zacky