Search News

Recomended News

minutespost.com – KBRI Riyadh baru saja menemukan TKI dari Grujugan, Bondowoso, Jawa Timur, yang hilang kontak selama 28 tahun, bernama Jumanti binti Bejo Bin Nur Hadi alias Qibtiyah Jumanah, 74...
Jakarta, minutespost.com – Jaan setapak terbuat dari batu semen dan koral dengan bermacam motif. ada kupukupu, bunga, dan apa saja sesuai yang kita inginkan. Beberapa batu bisa dicat sesuai...
minutespost.com- Menjadi seorang putri kerajaan memang selalu jadi pusat perhatian. Terlepas dari Pangeran William dan Harry, kini Putri Eugenie sepupu mereka jadi pusat perhatian karena pilihan...
minutespost.com - Robot seks bionik dengan organ pria  segera diluncurkan tahun ini. Demikian Matt McMullen, pendiri Realbotix sekaligus pembuat robot seks Harmony mengatakan.Sebelumnya,...
Indonesian English

The current Bet365 opening offer for new customers is market-leading bet365 mobile app You can get a free bet right now when you open an account.

Polisi Segera Gelar Perkara Dugaan Penistaan Agama

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

 

minutespost.com

Pihak kepolisian siap melaksanakan gelar perkara terhadap kasus dugaan penistaan agama, yang melibatkan nama Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Hal ini disampaikan oleh Kepala Divisi Humas Polri, Boy Rafli Amar.

 

Dalam gelar perkara tersebut ada 20 saksi yang sudah didaftarkan sebagai undangan, untuk hadir sekaligus sebagai pengawas. Di antaranya propam, penyidik, Ombudsman, serta Komisi III DPR. “Ini di luar dari kebiasaan, unsur pengawasan diperkuat sebagai mewakili publik. Pembukaan oleh Kabareskrim, pemaparan oleh tim mengenai apa yang diketahui dalam kasus ini,” ujar Boy.

 

Selain itu, nantinya dalam gelar perkara ini pelapor juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan keterangannya. Selanjutnya saksi ahli akan bergiliran memberikan penjelasan terkait dengan kemampuan masing-masing, baik dari segi agama, pidana serta bahasa.

 

Disampaikan pula oleh Boy, keterangan yang sudah diberikan para saksi sudah diterima dan menjadi masukan bagi penyidik, serta menjadikan hasil gelar perkara ini guna memutuskan apakah 11 laporan yang diterima layak untuk dinaikkan.

 

Terkait para saksi yang akan dihadirkan, Boy menolak untuk membocorkan nama-nama saksi. “Tidak bisa kami berikan daftar ahli. Ini penyidikan tertutup dan orangnya tidak happy untuk namanya disebarluaskan,” terang Boy. 

Gelar perkara kasus dugaan penistaan agama ini rencananya akan dilangsungkapn pada hari selasa (15/11). (Jovi)