Search News

Recomended News

Jakarta, minutespost.com - Tanggal 2  Oktober  sudah erapa tahun ini, diperingati sebagai Hari Batik Nasional di Indonesia. Ini tak lain sejak  batik dikukuhkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya di...
minutespost.com- Selama 6 tahun, Kristen Devanna terus-menerus mengalami demam, kulit pecah-pecah, dan kelelahan yang sangat parah sehingga dia perlu tidur kembali dalam waktu sejam setelah bangun...
minutespost.com- David Scott (49) dan Roger Wilkes (42), pria dewasa yang bertengkar hanya gara-gara rebutan Chiki. Padahal mereka adalah sahabat sedari kecil. Peristiwa ini pun bermula saat mereka...
Minutespost.com - Mengenalkan nama-nama tanaman pada anak sangat penting untuk memperluas wawasannya.Hal ini bisa dilakukan dengan cara yang sederhana dan menyenangkan. Karena caranys seperti...
Indonesian English

The current Bet365 opening offer for new customers is market-leading bet365 mobile app You can get a free bet right now when you open an account.

Jarang Mandi Ternyata Sehat? Ini Faktanya!

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Jakarta,  minutespost.com- Kebiasaan mandi sehari dua kali ternyata menurut beberapa orang ilmuwan berdasarkan hasil penelitian terbaru, justru tidak sehat. Malahan dari hasil studi tersebut diketahui bahwa jarang mandi justru baik bagi kesehatan.
 
Studi yang dilakukan terhadap suku primitif Yanomami di pedalaman hutan Amazon itu melihat bahwa kebiasaan jarang bersentuhan dengan air membuat mereka selamat dari predator karena jarang mandi.
 
Dilansir laman iflscience.com, Jumat (9/2), predator yang dimaksud adalah hewan buas, serangga dan juga suku lain yang mendiami wilayah sekitar sungai.
 
Ilmuwan juga menemukan bahwa kulit warga suku Yanomami memiliki kompleksitas bakteri yang tinggi, akibat jarang mandi. Itu menjadi antibiotik alami untuk mereka dan menghindarkan dari banyak penyakit.
 
Ilmuwan pun menelaah dari sisi ilmiah, bahwa kompleksitas bakteri yang dialami itu terjadi karena sekumpulan mikro bioma. Mikro bioma tersebut membuat sistem imun, pencernaan, dan fungsi hati berjalan lancar.
 
Saat kompleksitas bakteri berkurang, virus akan lebih mudah menyerang tubuh. Apalagi jika seseorang tinggal di daerah iklim tropis dan lembab, kondisi ideal bagi bakteri jahat untuk berkembang. Walau ilmuwan itu tidak benar-benar menyarankan orang untuk jarang mandi, namun mereka membeberkan bukti ilmiah kebaikannya untuk kulit.
 
Kulit bisa terjaga kelembabannya dengan baik jika tak sering mandi, maksimal paling sering adalah sekali sehari. Apalagi bahan kimia yang ada pada sabun makin membuat kulit berkurang kelembabannya. Dan itu bisa mengurangi kecantikan dan kesehatan kulit.
Reporter: Zacky

Most Viewed

WHAT’S HOT