Search News

Recomended News

minutespost.com-  Single lagu kolaborasi Agnez Mo dengan Chris Brown berjudul "Overdose"  memang sudah dijual terlebih dahulu secara pre-sale di Amerika, hari ini 20 Juli 2018. Namun lagunya baru akan...
minutespost.com - Sulung dari Pangeran William dan Kate Middleton yaitu Pangeran George baru saja merayakan ulang tahunnya yang kelima pada 21 Juli 2018. Pestanya diadakan di Pulau Karibia. Masih...
minutespost.com- Seorang laki-laki asal Florida, Amerika yang bernama Anthony Gignac, telah menemukan uang tunai di berbagai belahan dunia. Bagaimana cara menipunya? Nah, Anthony berpura-pura dan...
minutespost.com- Iis Dahlia tidak terima dikritik oleh Fatin Shidqia terkait aksi kurang pantas para juri yang dianggap lebih mementingkan penampilan peserta KDI 2018, daripada kualitasnya. Iis...
Indonesian English

The current Bet365 opening offer for new customers is market-leading bet365 mobile app You can get a free bet right now when you open an account.

Ini Kode Khusus Jika Ratu Elizabeth II Tutup Usia

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

London,  minutespost.com- Ratu Elizabeth II dari Inggris merupakan sosok pemimpin kerajaan yang populer di mata masyarakat dunia. Namun tak banyak yang mengetahui apa yang jika akan terjadi jika sang ratu tiada.

Berkuasa selama 66 tahun dan telah berusia 91 tahun, bukan tidak mungkin kondisi ini akan terjadi dan menghebohkan dunia. Dilansir dari Dailymail.co.uk, ada kode khusus yang akan digaungkan saat sang ratu meninggal.

Kode itu berbunyi 'London Bridge is Down' atau jika diartikan dalam bahasa Indonesia: 'Jembatan London runtuh.' Kode ini akan digunakan antara orang-orang dalam kerajaan.

Selain digunakan dalam kerajaan, kode ini juga digunakan oleh sekretaris pribadi Ratu Elizabeth II saat menelepon Perdana Menteri Inggris dan menginformasikan kabar duka tersebut.

Baru setelah itu, berita tentang sang ratu boleh dipublikasikan kepada 36 negara persemakmuran Inggris di seluruh dunia.

Ini dilakukan karena selain Inggris, Ratu Elizabeth II juga menjadi kepala negara-negara persemakmuran tersebut.
Reporter: Zacky

Most Viewed

WHAT’S HOT