Search News

Recomended News

Jakarta, minutespost.com - Tanggal 2  Oktober  sudah erapa tahun ini, diperingati sebagai Hari Batik Nasional di Indonesia. Ini tak lain sejak  batik dikukuhkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya di...
minutespost.com- Selama 6 tahun, Kristen Devanna terus-menerus mengalami demam, kulit pecah-pecah, dan kelelahan yang sangat parah sehingga dia perlu tidur kembali dalam waktu sejam setelah bangun...
minutespost.com- David Scott (49) dan Roger Wilkes (42), pria dewasa yang bertengkar hanya gara-gara rebutan Chiki. Padahal mereka adalah sahabat sedari kecil. Peristiwa ini pun bermula saat mereka...
Minutespost.com - Mengenalkan nama-nama tanaman pada anak sangat penting untuk memperluas wawasannya.Hal ini bisa dilakukan dengan cara yang sederhana dan menyenangkan. Karena caranys seperti...
Indonesian English

The current Bet365 opening offer for new customers is market-leading bet365 mobile app You can get a free bet right now when you open an account.

Ini Kode Khusus Jika Ratu Elizabeth II Tutup Usia

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

London,  minutespost.com- Ratu Elizabeth II dari Inggris merupakan sosok pemimpin kerajaan yang populer di mata masyarakat dunia. Namun tak banyak yang mengetahui apa yang jika akan terjadi jika sang ratu tiada.

Berkuasa selama 66 tahun dan telah berusia 91 tahun, bukan tidak mungkin kondisi ini akan terjadi dan menghebohkan dunia. Dilansir dari Dailymail.co.uk, ada kode khusus yang akan digaungkan saat sang ratu meninggal.

Kode itu berbunyi 'London Bridge is Down' atau jika diartikan dalam bahasa Indonesia: 'Jembatan London runtuh.' Kode ini akan digunakan antara orang-orang dalam kerajaan.

Selain digunakan dalam kerajaan, kode ini juga digunakan oleh sekretaris pribadi Ratu Elizabeth II saat menelepon Perdana Menteri Inggris dan menginformasikan kabar duka tersebut.

Baru setelah itu, berita tentang sang ratu boleh dipublikasikan kepada 36 negara persemakmuran Inggris di seluruh dunia.

Ini dilakukan karena selain Inggris, Ratu Elizabeth II juga menjadi kepala negara-negara persemakmuran tersebut.
Reporter: Zacky

Most Viewed

WHAT’S HOT